Novel Life Of Dino(Completed) Chapter 06- Pecah Perawan Bagian 2
Novel Life Of Dino(Completed) Chapter 06- Pecah Perawan Bagian 2

Novel Life Of Dino(Completed) Chapter 06- Pecah Perawan Bagian 2

Diposting pada

novelpro.id-Sahabat pecinta novel bertemu lagi bersama kami yang pada kesempatan ini. Akan memberikan dan mempersembahkan novel dengan judul Life Of Dino karya aisyah1986.

Novel yang memiliki genre romantis ini. Mampu membuat para pembacanya penasaran akan alur cerita yang di bawakan oleh novel life of dino ini.

Bagaimana kisah dari cerita novel life of dino ini, Simak ceritanya di bawah ini sampai habis ya.

Baca Juga: Novel Sikarismatik charlie wade 3544

Life Of Dino(Completed) Chapter 06- Pecah Perawan Bagian 2

Lin cuma bisa pasrah menahan perih di kewanitaannya dari hunjaman kasar Dino sambil menangis perlahan. Tak lama kemudian, Dino melenguh keras dan menancapkan kelelakiannya sedalam-dalamnya ke mahkota Lin yang sekarang tidak perawan lagi itu.

Lin pun menjerit kencang ketika merasakan kelelakian Dino memasuki tubuhnya yang paling dalam, tempat yang belum pernah dimasuki oleh siapapun. Dino terlihat mengejang-ngejang selama beberapa saat sebelum akhirnya terkulai lemas di atas kasur.

Lin menangis sesenggukan di bawah tindihan tubuh Dino. Mahkotanya terasa perih sekali dan tubuhnya juga terasa pegal disana sini. Tapi ketika Lin melihat senyum kepuasan di wajah Dino, rasa sakit di tubuh Lin sedikit berkurang.

Mereka berdua saling berpelukan dalam keadaan itu selama sepuluh menitan ketika setelah itu Dino mencoba bangkit berdiri dengan tubuh yang bergetar.

“Mas Dino kenapa?” tanya Lin agak kuatir melihat tubuh Dino yang bergetar keras saat berusaha mengangkat tubuhnya.

“Enak banget Mbak. Asli. Dino sampai lemes sama gemeteran gini,” jawab Dino.

Muka Lin langsung memerah mendengar kata-kata Dino,” tapi tadi Mas Dino janji nggak ngasarin Lin, awal-awal sih lembut, tapi terakhirnya Mas Dino kasar banget. Lin sampai nangis lho Mas,” protes Lin.

Dino tersenyum kecut, “sorry, maafin Dino ya Mbak?” kata Dino sambil bibirnya maju berusaha mencium pembantu berwajah manis yang barusan dia perawani itu.

Setelah mereka berciuman, Dino merebahkan dirinya di samping Lin yang menggunakan selimut Dino untuk menutupi tubuhnya yang telanjang bulat.

Mereka berdua terdiam selama beberapa saat, “terus sekarang gimana?” tanya Dino sedikit takut, ya, setelah semuanya berakhir dan nafsu meninggalkan otaknya. Logika kini kembali.

Dia sudah memperkosa dan mengambil perawan pembantunya sendiri. Kalau sampai Papa atau Mama tau, bisa digampar sampai ke Zimbabwe si Dino.

“Maksud Mas Dino apa sih??” tanya Lin kebingungan. “Mmmmm, kan Dino sudah ngambil perawannya Mbak Lin, jadi Dino harus ngelakuin apa gitu?” tanya Dino pelan dan ragu-ragu.

Lin tertawa kecil mendengar kata-kata Dino, “Mas Dino ini aneh yah? Lin ini kan cuma pembantu Mas, Lin nyadar siapa diri Lin. Mas Dino tuh tuan kecilnya Lin. Nggak mungkin kalau Bapak sama Ibu ngijinin kita jalan bareng Mas ,” kata Lin pelan, Dino bisa menangkap sedikit kesedihan di sana.

“Yang ada nanti, Bapa atau Ibu ngasih Lin sejumlah uang terus mereka nyuruh Lin pulang ke kampung Lin. Terus Lin mesti ngapain? Siap-siap menerima pinangan jadi istri kedua Pak Kadus atau mungkin istri perjaka tua yang nggak laku-laku di kampung Lin?” lanjut Lin yang lebih mirip dengan sebuah keluhan.

“Lin nggak nuntut apa-apa ke Mas Dino, yang penting Mas Dino baek ke Lin. Jangan pernah lupain Lin.”

“Lin wanita pertama buat Mas Dino kan?” tanya Lin dengan senyuman menggoda.

Dino menatap Lin yang sedang terbaring di sebelahnya dengan pandangan menerawang keatas. Dino nggak nyangka kalau gadis yang usianya cuma selisih dua tahun darinya itu sudah jauh lebih dewasa dari pada umurnya yang seharusnya.

“Makasih Mbak,” dan Dino hanya bisa membalas kata-kata Lin dengan sebuah ciuman di keningnya.

Lin tersenyum manis sekali saat itu, “lain kali, Mas Dino nggak boleh kasarin Lin lho. Kalau Lin dikasarin Lin nggak mau lagi kalau diajak begituan sama Mas Dino,” ancam Lin dengan muka memerah.

“Lain kali?” cuma dua kata itu yang terngiang-ngiang di kepala si m***m Dino. Itu artinya, Mbak Lin bakalan mau dong kalau kuajak beginian lagi?`

Yuhuuuuuuuu. Go to hell Onani!!!! Teriak Dino dalam hati yang baru saja kehilangan keperjakaannya saat duduk dikelas 3 SMP dan berhasil melepaskan diri dari jeratan onani.

Bersambung

Nantikan episode kelanjutannya yang akan novelpro.id sajikan sampai dengan episode terakhirnya dari cerita novel life of dino. Sampai berjumpa lagi di next Time.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *